Universitas Pattimura
di Program Studi Gizi
Program Studi Gizi (Program Sarjana) Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura memiliki keunggulan kompetitif yang strategis, antara lain:
1. Fokus Strategis Keberlanjutan Wilayah Kepulauan.
2. Pendekatan Interdisipliner berbasis Sains dan Teknologi.
3. Optimalisasi Potensi Pangan Lokal Maluku.
4. Kemitraan Luas untuk Penguatan Fondasi Kesehatan
Selamat datang di laman resmi Program Studi Gizi, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Universitas Pattimura.
Kami berkomitmen untuk mencetak lulusan yang unggul dan inovatif dalam bidang Gizi Komunitas, Biosains Gizi, dan Bioteknologi Pangan dalam Intervensi Stunting guna mendukung ketahanan gizi nasional. Melalui kurikulum berbasis Outcome Based -Education (OBE) melalui sains, teknologi modern, dan pemanfaatan optimal potensi pangan lokal kepulauan, Kami mendorong riset yang berkelanjutan demi kemajuan geopolitik kesehatan di wilayah Kepulauan khusunya di Maluku. Kami membuka kolaborasi dengan berbagai pihak pemerintah, industri, maupun lembaga riset—demi pengembangan ilmu gizi yang adaptif terhadap tantangan zaman.
Kami mengundang para generasi muda untuk bergabung dan berkarya bersama dalam membangun masyarakat sehat dan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Belum ada prestasi.
...
Pada Program Studi Gizi FST Universitas Pattimura, mahasiswa mempelajari ilmu gizi secara komprehensif dengan pendekatan interdisipliner yang memadukan kesehatan masyarakat, biosains, dan teknologi pangan. Kurikulum kami mencakup pemahaman zat gizi pada tingkat molekuler, biokimia, penilaian status gizi, dietetika, hingga manajemen gizi komunitas untuk penanganan isu strategis seperti stunting. Secara khusus, pembelajaran di program studi ini diarahkan pada penguasaan sains dan teknologi gizi yang adaptif terhadap karakteristik serta optimalisasi potensi pangan lokal di wilayah laut pulau.
Program Studi Gizi FST Universitas Pattimura menyediakan tiga bidang konsentrasi yang dirancang secara komprehensif dan adaptif terhadap karakteristik wilayah laut pulau, yaitu:
Iya, Program Studi Gizi menyediakan program magang/praktik kerja lapangan terintegrasi di berbagai sektor, seperti Rumah Sakit (untuk gizi klinis/dietetika), Dinas Kesehatan dan Puskesmas (untuk gizi masyarakat), institusi penyelenggaraan makanan, serta industri pangan dan laboratorium riset.
Iya, sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), prodi berkomitmen membangun kemitraan dengan universitas nasional maupun internasional, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik dan memperkuat jaringan profesional di luar lingkungan Unpatti.
Iya, mahasiswa dapat aktif dalam Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Gizi, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi, Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF) Sains dan Teknologi, ikatan profesi mahasiswa gizi nasional, kelompok studi/riset sains pangan, serta berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di tingkat fakultas maupun universitas untuk mengasah kepemimpinan dan kerja tim.
Prospek karier lulusan sangat luas, strategis, dan prospektif. Lulusan Program Studi Gizi FST Universitas Pattimura disiapkan untuk berkarier sebagai:
Sebagai program studi baru, data riil masa tunggu alumni baru akan diperoleh melalui Tracer Study setelah kelulusan angkatan pertama. Namun, melihat tingginya kebutuhan mendesak akan tenaga gizi (Nutrisionis) di kawasan Indonesia Timur, seperti untuk penguatan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG), program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penanganan stunting di wilayah laut pulau, lulusan prodi gizi diproyeksikan memiliki keterserapan yang sangat tinggi dan cepat di pasar kerja.
Durasi studi normal pada Program Sarjana Gizi FST Unpatti dirancang untuk ditempuh dalam waktu 4 tahun (8 semester), dengan batas maksimum studi sesuai regulasi akademik yang berlaku.
Program Studi Gizi FST Universitas Pattimura menerapkan Kurikulum Berbasis Capaian atau Outcome-Based Education (OBE) yang terintegrasi dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kurikulum ini didesain secara adaptif untuk memastikan setiap lulusan menguasai kompetensi standar Nutrisionis nasional, sekaligus memiliki keahlian khusus dalam mengelola potensi pangan dan mengatasi masalah gizi spesifik di wilayah laut pulau.
Lulusan Gizi FST Unpatti memiliki keunggulan komparatif pada kuatnya fondasi biosains, biokimia gizi, dan aplikasi teknologi pangan. Selain menguasai kompetensi dasar asuhan gizi klinis dan masyarakat, mahasiswa FST dididik untuk mampu melakukan inovasi produk, pemanfaatan bioteknologi, serta analisis mutu pangan fungsional secara mendalam berbasis potensi lokal laut pulau.







